Direktorat Persiapan Bersama ITB Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Palu — Direktorat Persiapan Bersama (Ditsama) Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan kunjungan ke Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka memenuhi undangan diskusi rencana kerja sama pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (25/5/2026), di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Tengah, Palu.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara ITB dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Berdasarkan surat undangan dari Gubernur Sulawesi Tengah, ruang lingkup kerja sama yang dibahas meliputi pembinaan siswa, penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, program persiapan masuk perguruan tinggi, pemberian beasiswa pendidikan, hingga peluang pengembangan kolaborasi pendidikan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, ITB diwakili oleh Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB, Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, S.T., M.Sc., beserta tim. Sementara itu, Direktorat Persiapan Bersama diwakili oleh Kepala Subdirektorat Pra-Universitas, Oktofa Yudha Sudrajad, S.T., M.S.M., Ph.D., mewakili Direktur Persiapan Bersama ITB.
Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif dengan semangat memperkuat akses dan kualitas pendidikan bagi generasi muda Sulawesi Tengah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan daerah melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi unggulan nasional seperti ITB.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbuka berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan di Sulawesi Tengah, sekaligus memperluas kontribusi ITB dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat ITB berdampak, yakni menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam penguatan pendidikan, pengembangan talenta muda, serta pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.